Dikutip dari: “LeNK”

Firefox.. salah satu browser open source yang paling yahud saat ini menurut saya. bahkan melebihi Internet Explorer bagi saya. Nah.. saya akan memberikan sedikit trik mengenai cara mempercepat Firefox anda dalam browsing di internet dengan seidikit tweak..

Untuk mempercepat browsing :

  1. Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter.
  2. Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter.
  3. Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter.

Tweeking Firefox :

  1. Ketik “about:config” di firefox anda kemudian enter.
  2. Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox.
  3. Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya.
  4. Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.
  • Untuk pengguna DSL :
    1. Set “network.http.pipelining : true”
    2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
    3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64?
    4. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0?
  • Untuk pengguna ADSL :
    1. Set “network.http.max-connections : 64?
    2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21?
    3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8?
    4. Set “network.http.pipelining : true”
    5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100?
    6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
    7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0?
  • Untuk pengguna Dial Up :
    1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
    2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
    3. Set “network.http.max-connections : 32?
    4. Set “network.http.max-connections-per-server : 8?
    5. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8?
    6. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4?
    7. Set “network.http.pipelining : true”
    8. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8?
    9. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
    10. Set “plugin.expose_full_path : true”
    11. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
    12. Set “content.interrupt.parsing : true”
    13. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000?
    14. Set “content.maxtextrun : 8191?
    15. Set “content.notify.backoffcount : 5?
    16. Set “content.notify.interval : 750000?
    17. Set “content.notify.ontimer : true”
    18. Set “content.switch.threshold : 750000?

Dikarenakan saya sering mendapat info dari rekan yang kebetulan operator warnet bahwa printer di warnet saya sering mengalami masalah, sedangkan posisi saya dari warnet tersebut sangat jauh (luar kota) jadi tidak bisa dihadapi secara langsung. Jadi saya berinisiatif untuk membuat tulisan ini yang saya kutip dari solusi.projasa.com. Setidaknya rekan saya bisa mendeteksi atau bahkan menemukan solusinya terlebih dahulu. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk saya, rekan saya, dan bagi mereka yang menghadapi problem seperti saya.

Masalah-masalah yang sering dihadapi ternyata hampir serupa atau mirip. Untuk kali ini saya hanya akan merangkumkan dari sekian masalah yang sering dihadapi dan saya kelompokan menjadi beberapa kategori masalah dan beberapa contoh Solusinya juga.

Hasil cetakan bergaris atau keluar namun warna pudar

Kemungkinan penyebabnya:

  • Ada gelembung udara dalam cartridge (kemungkinan bisa disebabkan saat penyuntikan/pengisian ulang cartridge)
  • Print head kemungkinan tersumbat oleh tinta yang kering (bisa disebabkan karena jarang dipergunakan)
  • Print head rusak/tergores/posisi berubah karena kerusakan fisik salah dalam pemasangan cartridge
  • Ada yang kehabisan tinta untuk warna tertentu atau semuanya
  • Salah settingan pada komputernya

Contoh solusi:

  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Ganti cartridge yang lama/rusak
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walo keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
  • Cek kembali yakinkan saat anda mencetak tidak dalam settingan kualitas cetakan draft atau super ekonomi
  • Ganti print head lama atau yang rusak

Hasil cetakan tak keluar sama sekali

Kemungkinan penyebabnya:

  • Banyak gelembung udara di dalam cartridge
  • Printer dan uzur (tua) atau rusak atau tertutup bagian print head-nya
  • Label berwarna (kuning) tak dibuang

Contoh solusi:

  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Kocok cartridge beberapa kali (3-4) sebelum memasangnya
  • Buang lebel kuning supaya udara bisa mengalir untuk mencetak secara normal
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walo keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali

Printer tak mengenali cartridge yang baru dipasang

Kemungkinan penyebabnya:

  • Cartridge tak terpasang dengan benar
  • Menyentuh chip kecil pada cartridge dengan tangan atau juga chip tersebut kotor/basah (chip ini mudah rusak)
  • Rusaknya sebagian jalur (rangkaian pada cartridge)

Contoh solusi:

  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Gunakan kain bersih dan kering untuk membersihkan chip bila chipnya memang kotor
  • Cek jalur rangkaiannnya jika ada yang rusak
  • Jika memang tak dimungkinkan tuk diperbaiki beli aja yang baru

Setelah dipasang cartridge baru ada peringatan bahwa cartridge yang terpasang tidak asli

Kemungkinan penyebabnya:

  • Pesan yang umum dari produsen untuk pengguna

Contoh Solusi:

  • Pesan ini abaikan saja jika ada pertanyaan jawab aja “yes” atau lalukan sesuai permintaan, kasus ini tak mempengaruhi kualitas hasil cetakan dengan printer tersebut

Setelah mengganti Cartridge baru, masih tetap keluar peringantan “Tinta habis”

Kemungkinan penyebabnya:

  • Hal ini bisa disebabkan karena sewaktu kita mengganti cartridge posisi printer dalam keadaan mati, sehingga memory printer masih tetap dalam keadaan sebelumnya “tinta habis”

Contoh solusi:

  • Matikan dan hidup kan lagi printer, proses mencetak akan dilanjutkan kembali

Kita semua tahu bahwa kunci untuk menjaga perangkat dalam kondisi puncak adalah dengan melakukan pemeliharaan rutin. Pertanyaannya adalah, pemeliharaan yang bagaimana yang harus dilakukan? Pada kantor yang terdiri dari ratusan (atau ribuan) PC, pendekatan yang sistematis sangat penting.

Jalankan Defrag dan Disk Cleanup secara Reguler
Fragmentasi, terutama pada sistem yang digunakan secara intensif, akan menurunkan performa. Hati-hati menjalankan fragmentasi pada waktu fi le besar dibuka. Sebagai contoh, jika database transaksional (SQL atau MSDE) sedang berjalan, tool defragmentasi tidak bisa mengakses semua atau bagian fi lenya pada waktu men-defrag harddisk. Jika ada service yang bisa dihentikan supaya mereka dalam keadaan diam, Anda akan bisa men-defrag hard disk jauh lebih efektif. Ini merupakan pekerjaan yang cocok untuk diotomatisasi dengan mengunakan tool pihak ketiga seperti DisKeeper.

Menjalankan Disk Cleanup dapat mengoptimalkan sistem dengan mengosongkan Recycle Bin, Temporary Setup Files, Downloaded Program File, Temporary Internet Files, Old Chkdsk Files, Temporary Files, Temporary Offl ine Files, Offline Files, dan seterusnya. Supaya dilakukan secara reguler, Anda bisa menjalankan tool sebagai scheduled task.

Pastikan Firmware dan Driver Up-to-date
Update fi rmware bisa membuat sistem dalam performa terbaik. (Pastikan untuk mengetes fungsinya sebelum menggunakan update dan simpan fi rmware yang digunakan atau yang dulu digunakan, Anda bisa saja nanti membutuhkan versi yang lama tersebut).

Update driver juga bisa mengoptimalkan performa. Simpan revisi dari versi driver yang Anda gunakan. Sedangkan dengan firmware, Anda mungkin akan perlu versi archived pada masa yang akan datang.

Windows dan Aplikasi Penting Tetap Up-to-date
Gunakan Windows Update untuk menarik update (hati-hati) atau gunakan Windows Server Update Services untuk menerima daftar yang telah Anda setujui. Hati-hati akan kemungkinan timbulnya konflik dengan service pack dan update. Jika ada aplikasi kritis lain yang sedang berjalan pada PC (IIS, SQL, MSDE, dan seterusnya, gunakan service pack yang sesuai begitu tersedia. Untuk aplikasi Microsoft, cek Baseline Security Analyzer untuk mengetahui level service pack.

Pastikan Antivirus dan Anti-Spyware Tetap Up-to-date
Gunakan update otomatis untuk menarik definisi terakhir buat program Anda. Gunakan tool seperti Ad-Aware dary Lavasoft untuk proteksi ekstra terhadap Trojan, pembajakan browser, dan aktivitas jahat lainnya.

Periksa Konfigurasi Service dan Device Manager
Buka applet Services pada Windows Control Panel untuk memastikan service Windows yang sedang berjalan dan konfigurasi “Automatic at startup” sesuai dengan konfi gurasi Anda. Buka Windows Device Manager untuk melihat perangkat yang tidak berfungsi dengan baik atau yang telah dihilangkan. Komponen akan melaporkan error jika mereka tidak dikonfi gurasi dengan
benar atau tidak berfungsi.

Periksa Konfi gurasi Page File
Buka konfi gurasi virtual memory dan pastikan ukuran page fi le dan lokasinya sudah sesuai dengan jumlah ruang kosong pada
drive dan jumlah memory yang terinstalasi pada sistem.

Cek Kualitas Daya
Jika Anda mempunyai UPS, pastikan mendapatkan daya yang cukup. Jika Anda tidak menggunakannya, cek sumber daya mempunyai rangkaian yang bagus dan terground dengan benar. Pastikan juga surge suppression strips digunakan.

Lakukan Pembersihan
Lakukan pembersihan keseluruhan sistem secara periodik dengan mempreteli sistem, hilangkan semua debu, dan membersihkan
permukaan dalam dan luar komputer. (Jika Anda tidak mempunyai cairan pembersih, Anda bisa membuatnya—untuk bagian
luar—dengan mencampur alkohol dan air dengan perbandingan 1:1.) Pastikan untuk mencabut komponen elektronik pada waktu menggunakan cairan dan tunggu sampai benar-benar kering.

Anda juga harus: Jalankan CD-ROM/DVD-ROM cleaner. Seperti halnya sistem audio, drive CD-ROM/DVD-ROM bisa dibersihkan dengan perangkat khusus untuk membersihkan disc; Bersihkan monitor dengan menggunakan pembersihkan untuk menghilangkan sidik jari, debu, dan lainnya yang mengotori layar.

Pastikan Lingkungan Operasional Sudah Sesuai
Monitor area apakah mempunyai temperatur yang sesuai (antara 16 dan 21 derajat Celcius) dan kualitas udara yang baik. Hati-hati terhadap asap tembakau, lingkungan pabrik, dan debu kertas. Jika kondisi tidak seperti yang diharapkan, Anda bisa menggunakan penutup.

Cek bagian dalam dan luar komputer apakah mempunyai aliran udara yang baik. Jangan letakkan komputer di dalam kotak atau di sudut, dan pastikan harddisk atau perangkat internal lain terpasang dengan benar dan tidak memblokir aliran udara ke komponen lain. Selagi Anda melakukannya, periksa semua mur pada casing dan pastikan tutup atau panel casing di semua sisi sudah pas.
Pada beberapa sistem, panel casing sangat penting untuk aliran udara internal ke komponen.

Periksa Koneksi Internal dan Eksternal
Buka sistem dan periksa bahwa semua koneksi dalam keadaan kencang dan ditempatkan dengan benar. Periksa dua kali setiap kartu aksesoris untuk memastikan terpasang dengan kencang dan koneksinya baik.

Pastikan keregangan kabel mencukupi. Jika kabel atau koneksi terlalu tegang maka kabel, perangkat, jack/node, atau komputer bisa rusak. Pastikan kabel pada perangkat dan komputer sedikit kendor. Tegangan yang terlalu berlebihan bisa mempengaruhi performa.

Dikutip dar PCMedia - “Know How”

Cara Penggambaran Diagram Use Case

Diagram Use Case adalah diagram yang menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar dan menjelaskan sistem secara fungsional yang terlihat user. Biasanya dibuat pada awal pengembangan. Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan system untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Use case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem. Sebuah use case dapat meng-include fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam dirinya. Secara umum diasumsikan bahwa use case yang di-include akan dipanggil setiap kali use case yang meng-include dieksekusi secara normal. Sebuah use case dapat di-include oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang common. Sebuah use case juga dapat meng-extend use case lain dengan behaviour-nya sendiri. Sementara hubungan generalisasi antar use case menunjukkan bahwa use case yang satu merupakan spesialisasi dari yang lain.

Use case diagram adalah gambaran graphical dari beberapa atau semua actor, use case, dan interaksi diantara komponen-komponen tersebut yang memperkenalkan suatu sistem yang akan dibangun. Use case diagram menjelaskan manfaat suatu sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang berada di luar sistem. Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar.

Use case diagram dapat digunakan selama proses analisis untuk menangkap requirements sistem dan untuk memahami bagaimana sistem seharusnya bekerja. Selama tahap desain, use case diagram berperan untuk menetapkan perilaku (behavior) sistem saat diimplementasikan. Dalam sebuah model mungkin terdapat satu atau beberapa use case diagram. Kebutuhan atau requirements sistem adalah fungsionalitas apa yang harus disediakan oleh sistem kemudian didokumentasikan pada model use case yang menggambarkan fungsi sistem yang diharapkan (use case), dan yang mengelilinginya (actor), serta hubungan antara actor dengan use case (use case diagram) itu sendiri.

Notasi Gambar Yang Diapakai Use Case

  1. Actor
    Seorang / sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.
    Actor
  2. Case
    Menggambarkan deskripsi yang melibatkan actor.
    Case
    Contoh Case - Actor:
    Contoh Case - Actor
  3. Extend
    Relasi yang digunakan jika use case yang satu mirip dengan use case yang lain.
  4. Include
    Relasi jika terdapat perilaku yang mirip dengan beberapa use case.

Cara Menemukan Use Case

  • Pola perilaku perangkat lunak aplikasi.
  • Gambaran tugas dari sebuah actor.
  • Sistem atau “benda” yang memberikan sesuatu yang bernilai kepada actor.
  • Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak (bukan bagaimana cara mengerjakannya).

Komponen Pembentuk Use Case

Actor
Pada dasarnya actor bukanlah bagian dari use case diagram, namun untuk dapat terciptanya suatu use case diagram diperlukan beberapa actor. Actor tersebut mempresentasikan seseorang atau sesuatu (seperti perangkat, sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem. Sebuah actor mungkin hanya memberikan informasi inputan pada sistem, hanya menerima informasi dari sistem atau keduanya menerima, dan memberi informasi pada sistem. Actor hanya berinteraksi dengan use case, tetapi tidak memiliki kontrol atas use case. Actor digambarkan dengan stick man. Actor dapat digambarkan secara secara umum atau spesifik, dimana untuk membedakannya kita dapat menggunakan relationship.

Contoh:
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan actor tersebut terkait dengan sistem, antara lain:

  • Yang berkepentingan terhadap sistem dimana adanya arus informasi, baik yang diterimanya maupun yang dia inputkan ke sistem.
  • Orang ataupun pihak yang akan mengelola sistem tersebut.
  • External resource yang digunakan oleh sistem.
  • Sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang akan dibuat.

Use Case
Use case adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun.

Catatan : Use case diagram adalah penggambaran sistem dari sudut pandang pengguna sistem tersebut (user), sehingga pembuatan use case lebih dititikberatkan pada fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan berdasarkan alur atau urutan kejadian.

Cara menentukan Use Case dalam suatu sistem:

  • Pola perilaku peringkat lunak aplikasi
  • Gambaran tugas dari sebuah actor
  • Sistem atau “benda” yang memberikan sesuatu yang bernilai kepada actor
  • Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak (bukan bagaimana cara mengerjakannya)

Relasi dalam Use Case
Ada beberapa relasi yang terdapat pada use case diagram:

  1. Association, menghubungkan link antar element.
  2. Generalization, disebut juga inheritance (pewarisan), sebuah elemen dapat merupakan spesialisasi dari elemen lainnya.
  3. Dependency, sebuah element bergantung dalam beberapa cara ke element lainnya.
  4. Aggregation, bentuk assosiation dimana sebuah elemen berisi elemen lainnya.

Tipe relasi / stereotype yang mungkin terjadi pada Use Case diagram:

  1. <<include>>, yaitu kelakuan yang harus terpenuhi agar sebuah event dapat terjadi, dimana pada kondisi ini sebuah use case adalah bagian dari use case lainnya.
  2. <<extends>>, kelakuan yang hanya berjalan di bawah kondisi tertentu seperti menggerakkan alarm.
  3. <<communicates>>, mungkin ditambahkan untuk asosiasi yang menunjukkan asosiasinya adalah communicates association . Ini merupakan pilihan selama asosiasi hanya tipe relationship yang dibolehkan antara actor dan use case.

Contoh Use Case Diagram
Contoh Use Case Diagram

Use Case Specification

  • Nama
  • Deskripsi Singkat
  • Aliran event (flow of event)
  • Relationship
  • Activity Diagram
  • Kebutuhan khusus (special requirement)
  • Pre-Condition
  • Post-Condition

Use Case Specification

Use Case Specification Table

Activity Diagram

Aliran Event Use Case

  • Memiliki sebuah flow normal dan dasar
  • Beberapa flow alternatif
    • Regular variant
    • Kasus-kasus ganjil
    • Exceptional flows, penanganan error
      Aliran Event Use Case
  • Scenario adalah sebuah instance dari sebuah use case
    Aliran Event Use Case
  • Activity diagram didalam model use case dapat digunakan untuk meng-capture aktifitas-aktifitas dalam sebuah use case
  • Sebenarnya merupakan flowchart, yang menunjukkan aliran kontrol activity ke activity

Deskripsi singkat tentang USE CASE

  • Perilaku sistem adalah bagaimana sistem beraksi dan bereaksi. Perilaku ini merupakan aktifitas sistem yang bisa dilihat dari luar dan bisa diuji.
  • Perilaku sistem ini dicapture di dalam USE CASE. USE CASE sendiri mendeskripsikan sistem, lingkungan sistem, serta hubungan antara sistem dengan lingkungannya.

Defenisi Use Case

  • Deskripsi dari sekumpulan aksi sekuensial yang ditampilkan sistem yang menghasilkan yang tampak dari nilai ke actor khusus. Use Case digunakan untuk menyusun behavioral things dalam sebuah model. Use case direalisasikan dengan sebuah collaboration. Secara gambar, sebuah use case digambarkan dengan sebuah ellips dengan garis penuh, biasanya termasuk hanya namanya, seperti gambar berikut :
  • gbr-use-case.GIF

  • Representasi atau model yang digunakan dalam Rekayasa Perangkat Lunak untuk menggambarkan fungsional requirement suatu sistem.
  • Sekelompok skenario pengguna yang menggambarkan alur penggunaan sistem.
  • Setiap skenario digambarkan dari sudut pandang “aktor”, seseorang atau piranti yang berinteraksi dengan perangkat lunak dalam berbagai cara.
  • Suatu Use Case adalah suatu sekuensial aksi yang dilakukan oleh sistem, yang akan secara bersama-sama, memproduksi hasil yang dibutuhkan oleh pengguna sistem. Use Case mendefinisikan alur proses sepanjang sistem berbasis pada kegunaan sebagaimana yang biasa dilakukan (secara manual).

Contoh sederhana:
Konsumen pesan tiket pesawat
Contoh Sederhana
Contoh lebih lengkap:
Use Case pada Sistem Rumah Sakit
Contoh Lebih Lengkap

Kegunaan Use Case adalah untuk menspesifikasikan konteks sistem, menggambarkan kebutuhan sistem, memvalidasikan arsitektur sistem, menjalankan implementasi dan meng-generate test case.

Include
Keterhubungan secara include antar use case menunjukkan bahwa use case asal secara eksplisit memasukkan perilaku dari use case lain yang ditunjuk oleh use case tersebut. Included use case tidak pernah berdiri sendiri, tetapi hanya merupakan bagian dari beberapa use case yang lebih besar yang diikutinya. Keterhubungan use case secara include pada dasarnya merupakan sebuah contoh dari pendelegasian - sekumpulan dari tanggung jawab sebuah sistem diambil dan ditangkap di dalam satu tempat (included use case) - kemudian bagian lainnya dari sistem (use case yang lain) memasukkan kumpulan tanggung jawab yang baru setiap saat mereka memerlukan fungsi-fungsi use case tersebut.

Extend
Keterhubungan use case secara extend menunjukkan bahwa use case yang ditunjuk merupakan perluasan perilaku dari use case asal. Use case asal dapat berdiri sendiri, tetapi untuk kondisi tertentu perilaku use case tersebut dapat diperluas oleh perilaku dari use case lain. Hubungan perluasan digunakan untuk memodelkan bagian dari use case yang dapat dilihat oleh user sebagai perilaku yang dapat dipilih dari sistem. Hubungan perluasan juga dapat digunakan untuk memodelkan sub aliran yang terpisah-pisah yang hanya dapat dijalankan dalam kondisi tertentu. Pada akhirnya, hubungan perluasan use case untuk memodelkan beberapa aliran yang dapat dimasukkan dalam titik tertentu.

Manfaat Model Use Case

  • Digunakan untuk berkomunikasi dengan end user dan domain expert
    • Menyediakan buy-in pada tahap awal pengembangan sistem.
    • Memastikan pemahaman yang tepat tentang requirement / kebutuhan sistem.
  • Digunakan untuk mengidentifikasi
    • Siapa yang berinteraksi dengan sistem dan apa yang harus dilakukan sistem.
    • Interface yang harus dimiliki sistem.
  • Digunakan untuk ferifikasi
    • Semua requirement yang telah dicapture.
    • Tim pengembang memahami requirement.

Macam-macam Use Case

  • Narative Form
    Bentuk teks bebas dalam format paragraph.
  • Scenerio Form
    Penjelasan penulisan use case dari sudut pandang actor.
  • Conversation Form
    Dialog antara actor dan sistem yang menunjukkan interaksi antar keduanya.

Perbandingan Bentuk Use Case
Perbandingan Bentuk Use Case

Format Penulisan Use Case

Tiap Use Case memiliki:

  • Precoditions, yang harus dipertemukan agar use cases dapat bekerja dengan sukses.
  • Postconditions, mendefinisikan kondisi-kondisi dimana use cases berakhir.
  • Postconditions mengidentifikasi hasil yang dapat diobservasi dan status akhir dari sistem setelah use case telah komplit.
  • Flow of events, yang mendefinisikan aksi pengguna dan respon sistem terhadap aksi yang dilakukan. Flow of events merupakan kompresi dari skenario normal, yang mendefinisikan tingkah laku umum dari sistem untuk use case, dan cabang-cabang alternatif, dimana bagian lain yang telah tersedia dapat digunakan oleh use case.

Use Case dan Test Cases akan bekerja dengan baik dalam dua cara, yaitu:

  • Jika use case dari sistem komplit, akurat dan jelas, maka pembuatan test cases dapat dilakukan secara langsung.
  • Jika use case tidak dalam kondisi yang baik, maka pembuata test cases akan membantu dalam melakukan debug terhadap test cases.

Modul Use Case

Mulai dengan kondisi atau kejadian normal biasa:

  • Acuhkan pengecualian, alternatif, dll.
  • Use case harus dinamai dan perspektif pengguna sebagai kata kerja aktif.
  • Menunjukkan deskripsi tujuan dari use case dan defenisi fungsionalitas tingkat
    tinggi.

Tiap orang yang pernah belajar tentang komputer, terutama PC (personal computer), dan O/S (operating sytem, sistem operasi), tentu pernah belajar atau setidaknya pernah mendengar istilah PC-DOS atau MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) yang merupakan leluhur MS-Win (Microsoft Windows). Jadi saya anggap tak perlu menjelaskan lagi disini perihal .bat dan .pif. Bagi yang belum pernah tahu, saya silahkan cari tahu sendiri, karena sudah sangat banyak sekali informasi tentang hal ini. [You can search it via Google or Yahoo! Use keyword DOS, 'batch file', 'DOS batch file', etc.]

Untuk menghajar virus tanpa program anti-virus, kamu harus tahu, ketika PC dinyalakan, progam atau kode apa yang ia cari dan baca, kemudian apa, lalu apa, dan setelah itu apa lagi, secara sekuensial atau berurutan, hingga sampai MS Windows dipanggil dan diaktivkan. Dengan mengetahui boot sequence step by step, kita tahu dimana semestinya meletakkan perintah (command, instruction) DOS, untuk mencegat virus sebelum ia bangun. Jadi kita menghajar virus ketika ia masih tidur. Curang emang ya?! Tapi saya kira tidak! Inikan perang melawan virus. Jadi, bla . . bla . . bla . . virus itu pun keok dan kita kubur selamanya. Selesai! Anymore questions?

Bagaimana kalau virus masuk ketika PC sudah nyala (on)? Kalau virus itu masuk ketika komputer sedang aktiv, takala ia sedang masuk, dengan atau tanpa gedor pintu, kita sebagai user, apalagi sudah sering atau bahkan tiap hari pakai komputer, semestinya bisa merasakan kehadiran sesuatu yang lain (something different) dan atau keberadaan program asing atau tak dikenal (undefined or unknown program), yang kemungkinan bisa menjadi ancaman (thread) bagi sistem. Sistem immunity (imunitas, kekebalan) tubuh kita sebenarnya bekerja secara alami demikian [silahkan tanya dokter atau ahli medis atau fisiologi]. Kelainan itu selalu diawali dengan gejala (phenomenon, sympton), yang terasa tak-biasa (unfamiliar). Demikian juga ketika PC dimasuki virus. Jika kita tak bisa mendeteksi gejala ini, maka berarti kita tak peka (sensitive).

Berikut beberapa kemungkinan gelaja gampang diamati | dirasakan, antara lain:

  1. ada penundaan (delay) atau perlambatan (decceleration, degradation) dalam eksekusi program.
  2. ada penundaan dalam tanggapan (response) keyboard dan atau mouse dan atau display.
  3. ada pertambahan waktu akses dalam penyimpanan (store) dam pengambilan-kembali (retrieval) berkas, ke dan dari disk.
  4. ada pertambahan program TSR (terminate and stay resident in memory) [view via task manager]..
  5. ada penurunan kapasitas memori bebas.
  6. ada beberapa fungsi I/O dan atau ultility menjadi mandul.
  7. ada pesan tak dikenal atau tak semestinya ditampilkan di layar.
  8. system registry tak bisa di-edit.
  9. keyboard dan atau mouse bahkan tak berfungsi.
  10. sistem menggantung (hang).
  11. lainnya: responsi sistem tak biasa, tak umum (unfamiliar, uncommon).

Bila satu atau lebih hal tersebut terjadi, segera stop aktivitas, curigai, teliti dan lacak [bisa dilakukan manual maupun otomatis dengan program BAT]. Jika yakin memang ada. Bunuh! [Kill manually or programmable!] Kalau ia sudah mengambil alih sistem,
padamkan komputer secara paksa (forced shutdown). Kasarnya, kalau perlu cabut kabel listriknya, lalu nyalakan lagi. Reboot dan hajar ia. Selesai! Any questions?

Bagaimana kalau ia telah mengubah boot record?
Boot pakai sistem lain, via bootable CD, disket, hard-disk lain, atau partisi lain. Repair boot record [I hope you have any
backup copy of it]. Selesai! Ok! Anymore Questions?

Bagaimana kalau ia telah mengubah system registry? Ok! Exactly the same as above, but what is restored is system registry
backup files [and I hope you have any backup copies of them]. Anymore questions?

Yang mana program virus?
01. nama berkas tak dikenal, atau penyamaran terhadap berkas dikenal.
02. propeties berkas tak dikenal, kosong, atau tak ada.
03. name undefined, or blank.
04. company undefined, or blank.
05. version undefined, or blank.
06. tanggal berkas tak sesuai sistem.
07. ukuran berkas terkadang tak sesuai dengan ekstensi-nya, alias ekstensi semu.
08. berkas dengan ekstensi tsb, tak berada pada tempat | folder semestinya.
09. normally invisible | hidden.
10 normally undeletable | read-only.
11. lainnya: format berkas tak biasa, tak umum (unfamiliar, uncommon).

Logikanya, mana ada maling mau ngaku!? Ok!
Anymore questions?

Yea, how to kill them?
As I’ve told you, create a batch file.

But what is the content?
The content may vary from PC to PC, case by case, and conditional [as I don't want to have a very long batch file].

Here an example.
Saya tidak tahu dan tak mau tahu atau tak perduli apa nama virus yang saya bunuh dengan cara berikut ini, dan saya tak ingat
apa gejalanya. Yang jelas ini ikut berbaris di memori sebagai TSR dengan cara menempatkan diri dalam deret panggil inisiasi system registry di folder run, dan membuat system registry mandul alias tak bisa di-edit, sehingga saya tak bisa menghapus dia langsung via registry editor, dan saya perlu buat perintah untuk bunuh dia ketika ia sedang tidur.

C:
CD\
ATTRIB -R -H -S C:\PROGRA~1\*.EXE
ATTRIB -R -H -S C:\WINDOWS\SYSTEM\WINK*.EXE
ATTRIB -R -H -S C:\WINDOWS\SYSTEM\SYSTASK.EXE
ATTRIB -R -H -S C:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
ATTRIB -R -H -S C:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE
ATTRIB -R -H -S D:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
ATTRIB -R -H -S D:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE
ATTRIB -R -H -S G:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
ATTRIB -R -H -S G:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE
ATTRIB -R -H -S C:\WIN\TEMP\*.*
ATTRIB -R -H -S C:\WINDOWS\TEMP\*.*

DEL C:\PROGRA~1\*.EXE
DEL C:\WINDOWS\SANVAL~1.*
DEL C:\WINDOWS\SYSTEM\WINK*.EXE
DEL C:\WINDOWS\SYSTEM\SYSTASK.EXE
DEL C:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
DEL C:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE
DEL D:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
DEL D:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE

DEL G:\WINDOWS\SYSTEM32\WINK*.EXE
DEL G:\WINDOWS\SYSTEM32\SYSTASK.EXE

ECHO Y | DEL C:\WIN\TEMP\*.TMP
ECHO Y | DEL C:\WINDOWS\TEMP\*.TMP

Ini sekedar contoh dan sudah saya singkat atau sederhanakan, dengan catatan bahwa virus tersebut memang bersarang di sistem. Kalau mau lebih efisien dan kondisional, bisa ditambahkan instruksi IF EXIST . . . [THEN . . . ELSE . . .].

Ok! Now you can make something like that by your self in accordance with your need. Saya sudah kasih proyektil dan trayektori dan teknik eksekusi instruksi dikandungnya, tapi untuk bahan-bakar dan pelor, hulu-ledak atau jemala-perang (war-head) nya silahkan kamu isi sendiri. Tapi kamu tak perlu menembak nyamuk pakai meriam apa lagi pakai bom nuklir. Ok! Saya harap kamu paham maksud saya dan kreativ. Selamat mencoba dan semoga sukses!

(Sumber: Buku The Best of Chinese Strategies oleh Leman)

Sebenarnya, secara sadar atau tidak sadar, para pengusaha yang sukses telah banyak
menggunakan dan memanfaatkan ke-36 Strategi China Klasik yang telah berumur ribuan tahun dalam mencapai tujuan mereka. Mulai dari perusahaan kecil, bahkan perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Oracle.

Dengan filosofi menghindari kompetisi langsung adalah cara yang paling cerdik dalam
berkompetisi, dikelompokkan menjadi:

Indirect Action Strategies
Ada 6 strategi dalam kelompok ini yang menekankan bagaimana melakukan tindakan aksi dan
perlawanan secara tidak langsung untuk memenangkan persaingan. Contoh ketika Garuda diserang oleh budget airline, ia tidak latah ikut menurunkan harga, tetapi bersaing secara tidak langsung dengan memperkenalkan Citilink dengan harga tiket yang lebih murah. Dan ketika Sosro dihadang oleh Tekita yang menawarkan benefit ukuran yang lebih besar, Sosro melayaninya dengan membuat merek baru S-tee.

Continous Change Strategies
Ada 3 strategi dalam kelompok ini yang menekankan pentingnya memasuki dan menciptakan pasar baru dengan memanfaatkan momentum yang tepat. Hal senada juga diungkapkan oleh Al Ries dan Jack Trout dalam buku Positioning: The Battle for Your Mind. Mereka menekankan untuk menjadi leader sangat penting memasuki benak prospek sebagai yang pertama (it’s better to be first than to be bette).

Wu Wei (”No-Action”)
Ada 6 strategi dalam kelompok ini yang menekankan dan mengajarkan bagaimana mendapatkan hasil lebih dengan upaya yang seminimal mungkin. Bahkan “no-action”, seperti salah satu perusahaan ritel menerapkan salah satu strategi dalam kelompok ini. Untuk mendapatkan harga yang wajar, perusahaan tersebut tidak perlu turun tangan mencek harga-harga ke kompetitor. Ia cukup menggunakan tag line, “Bila Anda menemukan harga yang lebih murah, kami kembalikan selisihnya”.

Confusion Strategies
Ada 3 strategi dalam kelompok ini yang menekankan bagaimana kita memanfaatkan momentum walaupun dalam keadaan kirtis, kacau, bencana dan sebagainya untuk meraih keuntungan. Bahkan “bencana” yang menimpa kompetitor, seperti ditariknya produk dari pasaran harus menjadi perhatian kita, untuk segera mengisi kekosongan dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menciptakan awareness.

Deception Strategies
Walaupun mengandung makna negatif, jika diaplikasikan dalam kerangka hukum adalah sah-sah saja. Ada 6 strategi dalam kelompok ini. Salah satunya yaitu meniru yang dikenal dengan istilah “me-too”.

Winning Strategies
Ada 2 strategi dalam kelompok ini yang menekankan justru dalam posisi puncak, posisi sukses kita harus lebih waspada, harus lebih menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan yang telah mengantarkan kita ke posisi tersebut. Misalnya dengan program loyalitas pelanggan untuk tetap maintaining performa perusahaan.

Confrontation Strateges
Dengan memiliki kekuatan lebih yang diperoleh dari partner, relasi dan sekutu Anda bisa bersaing secara langsung dengan kompetitor. Ada 2 strategi dalam kelompok ini.

Desperate Strategies
Anda tidak mungkin selamanya menang, atau Anda tidak mungkin selamanya berkuasa. Bagaimana Anda menyikapi hal-hal tersebut ketika dalam keadaan terdesak ? Ada 7 strategi yang bisa dipelajari dalam kelompok ini.

The Strategy of Linking Strategies
Ada kalanya satu strategi saja tidak cukup untuk mendapatkan hasil optimal, oleh sebab itu perusahaan harus menggabungkan beberapa strategi secara bersamaan atau berurutan untuk saling bersinergi. (bersambung…)

“Orang sukses adalah mereka yang memiliki strategi dan mampu menggunakannya pada waktu dan tempat yang tepat”

Letto merupakan sebuah grup band yang tergolong baru di dunia permusikan Indonesia . Band ini bermarkas di daerah Kadipiro Jogjakarta. Pentolan band ini adalah Noe, anak dari Emha Ainun Najib. Sebuah postingan di salah satu blog memberi makna atas lagu ini. Secara lengkap, postingan itu berisi sbb:

Ku teringat hati yang bertabur mimpi
Kemana kau pergi cinta
Perjalanan sunyi yang kautempuh sendiri
Kuatkanlah hati cinta Reff :
Ingatkan engkau kepada embun pagi
bersahaja
Yang menemanimu sebelum cahaya
Ingatkan engkau kepada angin yang
berhembus mesra
Yang kan membelaimu cinta Kekuatan hati yang berpegang janji
Genggamlah tanganKu cinta
Ku tak akan pergi meninggalkanmu
sendiri
Temani hatimu cinta
Back to reff


Siapa yang tak kenal lagu ini? Hampir semua lapisan masyarakat ngerti betul lagu ini, apalagi saat ini menjadi soundtrack lagu dari salah satu sinetron di televisi swasta.Maka tak heran jika anak kecil, remaja aktivis dakwah atau bukan mengenalnya bahkan mungkin hafal diluar kepala.Seperti salah satu adik binaan saya. Suatu ketika dia membuka isi lagu di hp saya, salah satunya terdapat lagu sebelum cahaya milik letto. Lagu tersebut didengarnya terus menerus diulang-ulang hingga temen-temen yang lainnya datang.
sengaja saya mendengarkan dia bernyanyi dan praktis mendengarkan pula apa yang dia nyanyikan. “Sebelum cahaya”??
Penasaran juga kan …apa sih maksud lagu itu??? Sampai akhirnya saya bertanya pada dia, “dik, asyik banget nyanyinya…hmmm…da banyak kenangan nii…dengan lagu itu?? Dia menjawab, “jelas mbak..banyak kenangan..”. Mbak pingin tahu?? Saya mengangguk..dan dia mulai menceritakan apa yang dimaksud kenangan tersebutKata pertama yang keluar adalah, “itu kan ngingetin kita sama shalat lail mbak?”
Heran dan takjub sebetulnya hati saya, kok bisa ya??
Dia meneruskannya ….Bait pertama lagu ini menunjukkan kalau Allah selalu mengawasi kita. Allah melihat kita yang sedang tidur tiba-tiba terbangun…kita pergi untuk ambil air wudhu maka mengapa disana dituliskan “kemana kau pergi…”
kemudian kita menegakkan sholat malam, dalam kesunyian, sendiri ketika semua orang tengah terlelap ketika dingin sangat menusuk di tulang, ketika mata masih terkantuk-kantuk. Siapa yang sanggup untuk menjalankannya??
Butuh kekuatan hati untuk melaksanakan raka’at demi raka’at, lantunan ayat2 suci yang kita baca dan dzikir dengan penuh ketawadhuan. Inilah makna yang dia temukan dalam baris “perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri, kuatkan hatimu cinta”.

Bait kedua, Allah ingin menentramkan hati kita, Allah mengingatkan bahwa kita tidak sendiri dalam menjalankan sholat Lail, lihatlah ada embun pagi yang selalu menemani kita hingga fajar muncul dari ufuk timur dan rasakanlah sepoi-sepoi angin di sepertiga malam, yang dengan sangat lembut meniup mukena kita. Sungguh kita tidak sendiri saat shalat Lail ditegakkan. Dan mereka inilah yang dapat kita jadikan saksi di akhirat kelak.

Bait ketiga menerangkan siapa yang punya tekad kuat tersebut? untuk menegakkan shalat malam setiap hari, setiap malam. Dia adalah orang-orang yang selalu berpegang teguh pada janjinya terhadap Allah. Janjinya bahwa dia kan selalu menjadikan Allah sebagai Illah dalam hidupnya

Subahanallah… ternyata… .

Dikutip dari bro: sh0nn

Sebenarnya susah klo menjadi admin negara, mau tau knp ?

  1. Proyek Web dikerjakan oleh orang luar dan tidak ada dokumentasi tentang source code, yang ada hanya How To Use..
  2. Proyek Selesai, atasan suka “Layout”, entry “sedikit” data dan publish tuh situs tanpa tahu menahu…
  3. Nah kalau sudah begini nih biasanya departemen awalnya hosting diluar, kemudian jika sudah abis diletakkan di divisi it lembaga tersebut.
  4. Kalau sudah begini yang repot, seperti cuci tangan karena setiap ada problem, tidak tau menyelesaikan solusi dan yang ada 1 admin bisa multi situs.

Beberapa departemen terkadang “sedikit” lebih parah, mereka benar-benar tidak mengerti sehingga jika terjadi apa-apa mereka harus menunggu “seseorang” untuk memperbaikinya.

Sebenarnya yah nih. Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di lembaga negara saja, Beberapa perusahaan golongan menengah kebawah banyak yang terkena masalah seperti ini.. Hal ini terjadi hanya karena.

  1. BOS Pelit, sehingga IT Staff dianaktirikan, sehingga sering gonta ganti porsenil (Staff Karyawan Kontrak).
  2. Selain mencari staf yang mau dibayar murah, untuk melakukan upgrade Knowledge staff sangat sulit sekali.
  3. Kata BOS : Situs itu bukan prioritas kok, itu hanya sebagai suatu alat prasarana promosi dan gengi saja kok. Jadi hanya untuk suatu alat tambah. Toh tidak semua orang Indonesia menikmatinya.

Yah engga swasta, engga pemerintah sama saja kok. Hanya saja karena sekarang ini kalau kita melakukan pengerusakan di situs perusahaan kecil “dijamin” Inspirasi pelaku tidak semua orang membaca, Kecuali yang diserang itu situs Pemerintah. (terlebih wartawan tidak akan menggembor-gemborkan berita seperti ini).

Semoga Berjaya Internet Indonesia.

Catatan:
Sebagian besar admin bukan PNS tetapi tenaga Outsourcing

Best regards,
Thoy

Contributed by Okke Ellanosi

Dunia komunikasi telah memasuki era yang baru. Sebuah penemuan yang evolusioner terjadi pada tahun 1970-an. Kini, pengimplementasiannya telah diterapkan di berbagai negara dan berbagai bidang. Penemuan itu dinamakan Fiber Optic.

Lebih Jauh dengan Fiber Optik.
Sistem Fiber-Optic, biasa disingkat dengan FO, merupakan kabel yang terbuat dari kaca (ada pula yang dari plastik) yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit.

Kecepatan transmisi yang sangat tinggi menjadikan kabel FO cocok digunakan sebagai saluran komunikasi. Dalam sistem transmisi Fiber Optic (FO), cahaya lampu dan sinyal optik, “bertugas” membawa informasi, baik dalam bentuk digital maupun analog. Dalam pengoperasiannya, cahaya itu “diikat” dalam serat (fiber).

Proses saat cahaya melewati serat dinamakan total internal process. Untuk menuju serat, cahaya melewati celah antara cladding dan core. Saat cahaya mencapai ujung baris, dia akan diterima oleh receiver yang peka dengan cahaya. Dan setelah melalui semua tahapan itu, sinyal yang sebenarnya akan diproduksi.

Fiber sendiri terdiri dari dua bagian, core dan cladding. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indeks bias yang lebih rendah dari pada core, sehingga cahaya yang mengarah keluar dari core akan dipantulkan kembali kedalam core.Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian gelas yang menyusunnya. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.

Penggunaan laser, dan bukan Light Emittting Diode (LED), sebagai sumber cahaya karena bentuknya yang lebih kecil, lebih bertenaga, dan jangkauan sinarnya lebih panjang.

Serat optik dapat dibagi menjadi 3 jenis: Single mode: serat optik dengan core yang sangat kecil, sekitar 8 mikro meter. Besar diameternya mendekati panjang gelombang, sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke
dinding cladding. Kabel single mode dapat menjangkau jarak yang lebih jauh. Ia hanya mengirim satu sinyal pada waktu yang sama. Multi mode step index: serat optik dengan diameter core yang sedikit lebih besar dibanding single mode, sekitar 10 mikro meter. Ukuran tersebut membuat laser di dalamnya terpantul di dinding cladding, yang dapat
menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini. Kabel jenis ini dapat megirimkan data yang berbeda pada saat yang bersamaan. Namun, jika kabel single mode dapat menjangkau ratusan kilometer, kabel multi mode hanya mampu menjangkau kurang dari 550 meter.Multimode grade index: serat optik dengan diameter core yang
terbesar, dibanding dua jenis serat optik lainnya. Jenis yang satu ini tidak terlalu banyak digunakan.

Mengapa penemuan kabel FO, dapat dibilang, merupakan hal yang revolusioner di bidang telekomunikasi? Di bawah ini, beberapa keuntungan menggunakan FO dibanding kabel tembaga, antara lain: Harga kabel FO memang lebih mahal. Namun, untuk pemakaian yang sangat panjang, ia menjadi lebih murah dibanding kabel tembaga. Kabel FO sangat menghemat ruang, karena wujudnya yang begitu tipis. Cahaya (sebagai sarana pembawa informasi dalam sistem FO) dapat membawa informasi dalam jumlah besar. Ia dapat mengangkut hingga hitungan gigabit per detik. Contoh, kabel fiber berukuran 0.75 inci memiliki kecepatan yang sama dengan 20 kabel tembaga. Kabel FO tidak terpengaruh dengan gelombang elektromagnetik dan sinyal radio. Sehingga, kualitas data yang dihasilkan lebih jernih. Kabel FO menawarkan tingkat keamanan data yang lebih tinggi dibanding sistem konvensional. Sinyal sistem ini tidak dapat diambil alat lain,
kecuali alat yang telah disetujui bersama. Tingkat kehilangan sinyal lebih kecil daripada kabel tembaga. FO memungkinkan pengiriman informasi dalam jarak jauh, sekalipun. Tidak mudah terbakar, karena tidak menggunakan sinyal elektronik seperti kabel tembaga.

Setiap perkembangan dari teknologi, pasti memiliki kekurangan masing-masing.
Ada beberapa faktor yang menghambat efektifitas kerja FO, antara lain: Seperti saluran komunikasi lainnya, ada saat dimana sinyal yang dihasilkan melemah. Misalnya, dispersion yang dapat mengurangi kapasitas informasi yang diangkut. Serat lebih susah untuk disambung dibandingkan saluran biasa. Ujung sambungan serat harus dicocokkan
dengan akurat, untuk menghasilkan saluran yang jernih. Sistem FO memakan biaya yang lebih besar.

Pemanfaatan Kabel FO dalam Kehidupan Sehari-Hari
Kabel FO merupakan medium yang banyak dilirik industri video. Desainnya yang
ringan ditambah dengan tranmisinya yang cepat menjadikan kabel FO sebagai penemuan yang berharga. Untuk industri pertelevisian, kapasitas pengiriman data yang besar menjadi nilai plus bagi kabel FO. Selain itu, penemuan kabel FO menjawab kesulitan proses digitalisasi video yang membutuhkan jutaan bit per detik, yang selama ini terjadi.

Kabel FO juga telah dimanfaatkan untuk menghasilkan LAN berkapasitas tinggi. Perusahaan telepon juga telah menaruh minatnya pada kabel ini. Perusahaan cable bahkan mulai beralih dari penggunaan kabel tembaga menjadi hybrid system
(campuran tembaga dengan FO), atau sistem FO sepenuhnya. Pemanfaatan kabel FO yang kita tahu selama ini hanya sebatas di darat, ternyata kabel FO juga dapat digunakan melewati laut. AT&T merupakan perusahaan pertama yang mengembangkan sistem FO bawah laut antarbenua yang berjarak hingga 3000 mil. Proyek pertama AT&T yang
dinamakan TAT8 telah diuji coba sejak awal tahun 1980 untuk benua Amerika dan Eropa; dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem FO bawah laut bisa bertahan hingga 20 tahun.

Saluran FO dan SatelitMenggunakan kabel bermil-mil jauhnya yang ditanam di dalam laut mungkin terdengar kuno. Orang-orang akan berpikir mengapa tidak menggunakan
satelit? Satelit memiliki beberapa perbedaan dibanding sistem FO, seperti: satelit perlu beradaptasi dengan keadaan atmosfer dan waktu pengiriman sinyal yang bergantung pada keramaian satelit. Sesungguhnya, sistem FO memiliki keunggulan utama dibanding satelit, yaitu: tingkat keamanan yang ditawarkan FO lebih tinggi. Sistem satelit
memungkinkan komputer yang tidak terdaftar dapat menerima (atau mengambil) sinyal yang dikirimkan. Perbedaan lain antara keduanya ialah, sistem satelit juga menganut prinsip operasi point-to-multipoint; sedangkan sistem FO menganut
prinsip pe-relay-an point-to-point (misal, dari suatu kota ke suatu kota lain). Aplikasi LainnyaPenggunaan teknologi FO tidak hanya dimanfaatkan pada bidang telekomunikasi, ia juga dapat membantu bidang medis, seperti operasi laser.

Serat dimanfaatkan sebagai alat yang membawa cahaya menuju bagian tubuh yang mau dioperasi. Selain itu, teknologi FO juga ditingkatkan fungsinya menjadi fiberscope. Selain bidang medis, aplikasi sistem FO juga terdapat pada dunia komunikasi. Tujuan utama dari industri komunikasi ialah meningkatkan jumlah penonton, dengan memberikan mereka tontonan sesuai dengan yang mereka inginkan. Hal itu terjawab dengan hadirnya VOD di dunia komunikasi.

Apa itu VOD? VOD merupakan kepanjangan dari Video-On-Demand, ia memiliki cara kerja yang sedikti menyerupai cable television. Bedanya, dengan VOD kita hanya mendapat tayangan-tayangan yang kita inginkan, serta membayar sesuai dengan jumlah tayangannya. Artinya, kita tidak perlu membayar tontonan yang tidak akan kita
tonton. Sebenarnya, ide untuk memuaskan pelanggan dengan memberikan mereka tontonan yang (hanya) mereka sukai, telah ada sebelum tahun 1990. Qube, sebuah perusahaan penyedia jasa cable television, sejak tahun 1970 sudah menyediakan program tersebut. Bahkan, program Qube memiliki keunggulan, yaitu: kemampuannya untuk
berinteraksi. Pada akhirnya, perkembangan teknologi di bidang komunikasi, mempermudah proses sosialisasi antarmanusia. Broadband Over Power Line (BPL) bahkan memungkinkan pengguna di daerah terpencil (remote area) untuk mendapatkan koneksi internet.

Next Page »